Pemerintah: Tidak Benar 420 TKI Terancam Hukuman Mati

  • Posted by unimig on December 19, 2012

UNIMIG.ORG — Pemerintah membantah keras adanya kabar tentang 420 orang terancam hukuman mati adalah TKI. Sebab, sebagian besar yang terancam hukuman mati merupakan WNI, bukan TKI yang bekerja di luar negeri.

Kepala Pusat Humas Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Suhartono, mengatakan berdasarkan catatan data satgas TKI hanya terdapat 215 WNI/TKI yang terancam hukuman mati yang terdiri dari 45 WNI di Arab Saudi, 148 WNI di Malaysia, dan 22 WNI di Cina.

“Sebagian besar yang terancam hukuman mati adalah WNI. Dapat dipastikan, mereka bukanlah TKI yang bekerja di luar negeri. Lebih dari 85 persen yang terancam adalah WNI yang terlibat berbagai macam kasus-kasus kriminal murni,“ katanya, Selasa (18/12).

Suhartono menjelaskan, sebagian besar WNI yang terancam hukuman mati merupakan tindakan kriminal murni yang di antaranya tersangkut masalah peredaran narkoba dan sisanya menyangkut persoalan penggunaan senjata api.

“Yang terancam hukuman mati didominasi WNI yang terlibat kasus kriminal. Bahkan khusus Cina, semuanya dilakukan oleh warga negara kita yang berada di sana, bukan TKI. China sendiri tidak mengizinkan WNI kita bekerja di sana,” katanya.

Ia mengakui memang ada TKI yang terancam hukuman mati, tetapi jumlahnya tidak sebesar yang dikabarkan. Bila dilihat dari segi kuantitas, jumlah TKI yang terancam hukuman mati jumlahnya berkisar 10-15 persen. “Sebagai contoh, di negara penempatan Malaysia dari sebanyak 163 orang WNI yang terancam hukuman mati, tercatat ada 20 orang TKI yang terancam hukuman mati,“ kata Suhartono.

Suhartono memastikan pemerintah terus meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan untuk mencegah atau meminimalisasi terjadinya kasus yang menimpa WNI/TKI di luar negeri.

Ia juga mengingatkan agar kasus-kasus TKI di luar negeri bisa dikurangi, ada baiknya TKI menghindari hal yang berpotensi melanggar hukum. “Saya imbau kepada para TKI agar selalu hati-hati dan menjauhi situasi yang membuka peluang dirinya bertindak melanggar hukum,“ katanya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah di Kantor Perwakilan ILO di Jakarta, Selasa (18/12/2012), mengatakan, sebanyak 420 TKI saat ini terancam hukuman mati, 99 orang di antaranya bahkan telah divonis hukuman mati dan tinggal menunggu jadwal eksekusi.

Sebanyak 420 TKI yang terancam hukuman mati tersebut tersebar di Malaysia 351 orang,  Arab Saudi 45 orang, China 22 orang, Singapura 1 orang, dan Filipina 1 orang. Rata-rata dari mereka terseret kasus hukum hingga terancam hukuman mati karena terlibat kasus narkoba dan penganiayaan atau pembunuhan dengan alasan membela diri.

Mendesaknya penyelesaian masalah ini di ranah hukum, menurut Anis, membutuhkan langkah konkret dengan menghadirkan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan untuk melakukan diplomasi politik tingkat tinggi.  (Republika.co.id/Kompas.com).*

Klik LIKE/SUKA Fans Page UNIMIG Indonesia untuk mengikuti info aktual tentang TKI/Buruh Migran di Facebook Anda. Follow juga twitter kami: @unimigindonesia

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Google Ads


Count per Day

  • 162244Total reads:
  • 98Reads today:
  • 195Reads yesterday:
  • 0Visitors currently online: