Training “Penguatan Hak-Hak Pekerja Migran Indonesia Perempuan dalam Hukum Perkawinan dan Keluarga”

UNDANGAN UNTUK TEMAN-TEMAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) DI HONGKONG DAN MACAU

 

 

Union Migrant (UNIMIG)  Indonesia berusaha memberikan pelayanan terhadap pekerja migran Indonesia baik di Hongkong dan Macau ataupun di negara penempatan lainnya.

Melihat begitu banyaknya permasalahan yang ada pada PMI terkait pernikahan dan keluarga, kami akan mengadakan training yang bertema:

“Penguatan  Hak-Hak Pekerja Migran Indonesia  Perempuan dalam Hukum Perkawinan dan Keluarga”

Kami mengundang semua teman-teman pekerja migran Indonesia di Hongkong dan Macau  untuk menghadiri acara, yang akan diselenggarakan pada:

Hongkong:

Hari/Tanggal       : Sabtu, 24 Desember 2016

Jam                        : 10.00 am – Selesai

Tempat                 : Ruang Ramayana KJRI HK

Macau:

Hari/Tanggal       : Ahad, 25 Desember 2016

Jam                        : 10.00 am – Selesai

Tempat                : Masjid Mo Lo Yuen, Macau

 

Nara Sumber :

  1. Heru Susetyo, SH, M.Si, LLM, PhD (Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia)

“Penguatan Hak-Hak Pekerja Migran dalam Hukum Perkawinan dan Keluarga”

  1. Fathurrahman Arsyad (Sekjen UNIMIG Indonesia)

“Membangun Pola Komunikasi Keluarga dan Pengasuhan Anak bagi Pekerja Migran Perempuan”

  1. Isnan anshory (Da’i Nahdatul Ulama) *untuk acara di Hongkong

“Fiqh Perkawinan dalam Ajaran Islam”

 

  1. Abdul Muhaimin karim (Islamic Union Hongkong) *untuk acara di Macau

“Fiqh Perkawinan dalam Ajaran islam”

*Akan dibuka Sesi Konsultasi Hukum Perkawinan dan keluarga

 

Untuk pendaftaran peserta di Hongkong harap menghubungi:

Lia   : 90141224

Arlie : 9456 2100

Ana   : 9381 3844

Yaya  : 9542 0579

 

Untuk Pendaftaran peserta di Macau harap menghubungi:

Siti nurjanah       : 66582685

Binti nurjanah    : 62872682

Indah                    : 62530328

Anna                     : 66275856

Marsiyah             : 63611015

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*